Sebagai guru honorer, nasipnya tak jauh berbeda dengan umar bakri bro. :(
Saat ini mengajar bagi Motoroda hanya dianggap sebagap sebagai investasi jangka panjang. Karena jika ingin hasil cepat tak perlu mengajar di sekolah negeri, di swasta jauh lebih menguntungkan.
Dengan penghasilan yang jauh dari cukup, sekarang Motoroda mencoba mencari sumber penghasilan lain. yakni dengan mencoba merintis usaha kuliner. dunia bisnis sendiri merupakan tantangan baru buat motoroda, sekalipun telah sejak lama terpikir tapi baru sekarang berniat serius terjun ke dalamnya.
Akan banyak sekali tantangan dan hambatan tentunya tapi mudah-mudahan dengan kesungguhan hati semua teratasi. amin
Ya wis. Sampai nanti kondisi semakin mapan, semua fokus, energi saat ini tercurah untuk kesibukan baru ini. Sampai jumpa lagi bro. :)
#maxum#
semangatt broo
ReplyDeletesemoga sukses mas...
ReplyDeletesemangat
ReplyDeleteselamat bekerja...
ReplyDeleteSemoga sukses untuk usaha kulinernya :D
ReplyDeletesemoga sukses kulinernya...
ReplyDeletedi jepara guru honorer gajinya tinggi lho, 400 ribu per bulan. jumlah itu sedikit ? tunggu dulu, masuk 3 hari perminggu, jam 12 sudah sampe rumah, (hitung sendiri gaji perjam efektifnya). jauh lebih besar dari kuli amplas mebel yang dibayar per hari 25 ribu untuk kerja 7 jam
ReplyDelete