Kegalauan Kawasaki, dengan kehadiran New Kawasaki Ninja 250 ABS membuat kawasaki harus berfikir keras menentukan Pricing yang pass.
Segmen yang sangaaat sempit. Bimbang antara tuntutan perhitungan Value, Fanatisme Brand, Keuntungan yang musti diraih sekalipun jumlah penjualan kecil.
1. Tuntutan Value
Di era keterbukaan Informasi, juga menjamurnya public journalism alias blogger. Begitu mudah calon konsumen mendapatkan info kendaraan mana yang paling valuable, juga sebaliknya yang mana paling tidak worthed untuk dibeli.
2. Fanatisme Brand
Tak seperti Perhitungan Value yang membuat produsen kudu extra cermat mengambil keuntungan. Fanatisme pada brand yang telah lahir membuat Produsen lebih leluasa merilis harga. Ya mahal-mahal dikit toh juga laku. :D
3. Kanibalisme
Sebelum Ninja 250 Versi ABS lahir telah bercokol sang adik, yang minim ABS. Kalau harga tak berbeda signifikan tentu kehadiran Ninja 250 ABS justru dapat menggerogoti market saudara sendiri.
nunggu persi naked ajalach. smoga lebih terjangkau
ReplyDeletedahpasti keluar ya versinakednya?
ReplyDeleteistimewa ninja 250 ngak ada jeleknya
ReplyDeletethe best ninja,abs taw pun gak ninja memang keren
ReplyDelete